Bertemu Dia Dari Masa Lalu

Waktu menggilasku dengan brutalnya
Sebelas tahun menguap tanpa sisa
Bertemu dengan anak balita
Dan ternyata itu adalah anaknya

Kukira debar ini sisa rasa
Kisah yang dulu kita rajut bersama
Wajahmu masih sama
Meski garis hidup telah berbeda

Kau tersenyum malu
Menunjuk si kecil di belakangmu
Ah, semesta suka bersandiwara
Mempertemukan kita dalam bahagia

Postingan populer dari blog ini

Pengemis Buta

Renungkan

Sangat mengherankan

Pengantin Baru

Sebuah Ironi