Postingan

Bertemu Dia Dari Masa Lalu

Waktu menggilasku dengan brutalnya Sebelas tahun menguap tanpa sisa Bertemu dengan anak balita Dan ternyata itu adalah anaknya Kukira debar ini sisa rasa Kisah yang dulu kita rajut bersama Wajahmu masih sama Meski garis hidup telah berbeda Kau tersenyum malu Menunjuk si kecil di belakangmu Ah, semesta suka bersandiwara Mempertemukan kita dalam bahagia

Sebuah Ironi

Ketika saya diam, mereka bertanya mengapa saya tidak berbicara. Ketika saya berbicara, mereka bertanya mengapa saya terlalu banyak cerita.  Sungguh sebuah ironi.

Sangat mengherankan

Ketika bertemu di acara pernikahan, dia bertanya kapan menyusul, dan saya diam saja. Tapi kenapa waktu bertemu di acara pemakaman, saya bertanya kapan menyusul, dia malah marah-marah? Padahal poin pertanyaan saya sama dengan pertanyaannya. Sangat mengherankan ! Catatan: berpikirlah sebelum bertanya.